Desain Sistem Pembelajaran

Model ADDIE & ASSURE




1. Pengertian model ADDIE & ASSURE

a) Model ADDIE

Model pembelajaran ADDIE adalah jembatan antara peserta didik, materi, dan semua bentuk media, berbasis teknologi dan bukan teknologi. Model ini mengasumsikan bahwa cara pembelajaran tidak hanya menggunakan pertemuan kuliah, buku teks, tetapi juga memungkinkan untuk menggabungkan belajar di luar kelas dan teknologi ke dalam materi pembelajaran. Artinya, model ini memastikan pengembangan instruksional dimaksudkan untuk membantu pendidik dalam pengembangan instruksi yang sistematis dan efektif. Hal ini digunakan untuk membantu para pendidik mengatur proses pembelajaran dan melakukan penilaian hasil belajar peserta didik.

b) Model ASSURE

Model ASSURE adalah salah satu petunjuk dan perencanaan yang bisa membantu untuk bagaimana cara merencanakan, mengidentifikasi, menentukan tujuan, memilih metode dan bahan, serta evaluasi. Model ASSURE ini merupakan rujukan bagi pendidik dalam membelajarkan peserta didik dalam pembelajaran yang direncanakan dan disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan teknologi dan media sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan  bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran dengan menggunakan model ASSURE ini mempunyai beberapa tahapan yang dapat membantu terwujudnya pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi peserta didik.

2. Tahap-tahap Model ASSURE

a) Tahap-tahap Model ADDIE

Model desain pembelajaran yang menggunakan 5 tahap/ langkah sederhana dalam pengaplikasinnya. Desain pembelajaran yang mudah dipelajari, yaitu :

- Analyze (Analisis)

- Design (desain)

- Develop (pengembangan)

- Implement (implementasi)

- Evaluate (evaluasi)

b) Tahap-tahap Model ASSURE

- Analyze Learners (Menganalisis peserta didik)

- State Objectives (Merumuskan tujuan pembelajaran)

- Select Methods, Media and Materials (memilih metode, media dan bahan ajar)

- Utilize Materials (Memanfaatkan Metode, Media dan Bahan ajar)

- Requires Learner Participation (Partisipasi Pelajar)

- Evaluate and Revise (Penilaian dan Revisi)

3. Penerapan Model ADDIE dan ASSURE

a) Penerapan Model ADDIE

Metode pengajaran yang dilaksanakan dalam model ADDIE meliputi melaksanakan studi kasus, diskusi pemikiran kritis, pembelajaran berbasis masalah, proyek laboratorium, inkuiri terbimbing. Model ADDIE yang digunakan dalam proses pembelajaran memperhatikan tujuan, isi, metode, media, dan evaluasi. Semua komponen tersebut terintegrasi dalam sistem proses pembelajaran. Sebagai suatu sistem perlunya analisis berbagai komponen yang membentuk sistem proses pembelajaran.

Skema desain pembelajaran model ADDIE membentuk siklus yang terdiri dari 5 tahapan. Berikut adalah penerapan ADDIE di sebuah Sekolah Alam tingkat sekolah dasar:

1)  Analysis (Analisis)

- Permasalahan

- Profil guru

- Profil lingkungan

- Pengembangan wawasan dan keilmuan

2) Design (Desain)

- Sasaran

- Materi yang akan diberikan pada pelatihan

- Waktu pelatihan

- Metode

- Media

- Sarana

3) Development (Pengembangan)

Pihak sekolah dan trainer melakukan kajian materi dan  mengembangkan  modul  pelatihan, menyiapkan lembar kegiatan atau teknik evaluasi  permateri, menyiapkan games, ice breaking, dan menyiapkan sumber belajar lainnya yang akan digunakan.

4) Implementation (Implementasi)

Implementasi adalah langkah nyata untuk menerapkan  sistem dan desain pelatihan yang telah disusun sehingga tujuan - tujuan yang telah ditetapkan tercapai.

5)  Evaluation (Evaluasi)

- Evaluasi formatif

- Evaluasi sumatif

b) Penerapan Model ASSURE

1) Analyze learner

Langkah ini seorang guru menganalisis seperti karakter siswa yang akan diajar, kompetensi yang telah dimiliki siswa serta bagaimana gaya belajar siswanya untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti rendahnya motivasi berprestasi, kejenuhan dalam mengikuti pelajaran serta daya serap siswa terhadap pelajaran kurang.

2) State objectives

Menetapkan tujuan pembelajaran yang bersifat spesifik. Tujuan pembelajaran merupakan rumusan atau pernyataan yang mendiskripsikan tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa setelah menempuh proses pembelajaran.

3) Select methods, media and materials

Memilih metode, media, dan bahan ajar yang akan digunakan. Pada saat melakukan langkah ini perlu juga memperkirakan jawaban dari beberapa permasalahan.

4) Utilize materials

Menerapkan metode, media, dan bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran.Sebelum menggunakan ketiganya guru harus terlebih dahulu melakukan uji coba untuk memastikan bahwa ketiga komponen tersebut berfungsi secara efektif.

5) Requires learners participation

Dalam langkah ini yang harus diperhatikan oleh seorang guru adalah upaya atau strategi seperti apa yang dapat dilakukan untuk menarik dan memelihara minat siswa agar tetap mampu memusatkan perhatian terhadap penyampaian materi atau substansi pembelajaran yang disampaikan.

6) Evaluate and revise

Tahap evaluasi dalam model ini dilakukan untuk menilai efektivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.


4. Kekurangan dan Kelebihan Model ADDIE dan ASSURE

a. Kekurangan dan Kelebihan Model ADDIE

· Kekurangan Model ADDIE

Kekurangan model desain ini adalah dalam tahap analisis memerlukan waktu yang lama. Dalam tahap analisis ini pendesain/ pendidik diharapkan mampu menganalisis dua komponen dari siswa terlebih dahulu dengan membagi analisis menjadi dua yaitu analisis kinerja dan alisis kebutuhan. Dua komponen analisis ini yang nantinya akan mempengaruhi lamanya proses menganalisis siswa sebelum tahap pembelajaran dilaksanakan. Dua komponen ini merupakan hal yang penting karena akan mempengaruhi tahap mendesain pembelajaran yang selanjutnya

· Kelebihan Model ADDIE

Model ini sederhana dan mudah dipelajari serta strukturnya yang sistematis. Seperti kita ketahui bahwa model ADDIE ini terdiri dari 5 komponen yang saling  berkaitan dan terstruktur secara sistematis yang artinya dari tahapan yang pertama sampai tahapan yang kelima dalam pengaplikasiannya harus secara sistematik,tidak bisa diurutkan secara acak atau kita bisa memilih mana yang menurut kita ingin di dahulukan. Karena kelima tahap/ langkah ini sudah sangat sederhana jika dibandingkan dengan model desain yang lainnya. Sifatnya yang sederhana dan terstruktur dengan sistematis maka model desain ini akan mudah dipelajari oleh  para pendidik.

b. Kekurangan dan Kelebihan Model ASSURE

· Kekurangan Model ASSURE

- Hanya terfokus pada satu topik

- Memerlukan waktu yang tdiak sedikit untuk mempersiapkan

- Materi yang didapatkan online bisa saja merupakan bentuk iklan suatu organisasi atau produk

- Evaluasi dilakukan di langkah terakhir, sedangkan evaluasi yang dilakukan selama pembelajaran diabaikan.

- Tidak mencakup suatu mata pelajaran tertentu

- Komponen relatif banyak, namun tidak semua komponen desain pembelajaran termasuk di dalamnya.

· Kelebihan Model ASSURE

- Memanfaatkan sumber eksternal dan teknologi.

- Memberikan kesempatan pada guru untuk kreatif dalam memilih. dan menggunakan media serta teknologi baru.

- Bermacam-macam aktivitas yang dapat direncanakan.

- Kebutuhan siswa dan levelnya ikut dipertimbangkan dalam merencanakan pembelajaran.

5. Kesimpulan

Model pembelajaran ADDIE sangat membantu dalam merancang program pembelajaran dengan menggunakan berbagai jenis media. Model ini menggunakan beberapa langkah, yaitu Analysis (analisa), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (umpan balik).  Semua langkah tersebut berfokus untuk menekankan kepada peserta didik dengan berbagai gaya belajar, dan konstruktivis belajar yang dimana peserta didik diwajibkan untuk melakukan interaksi dengan lingkungan mereka dan tidak secara pasif menerima informasi tersebut.

Model ASSURE merupakan suatu rujukan bagi pendidik dalam membelajarkan peserta didik dalam pembelajaran yang direncanakan dan disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan teknologi dan media sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan  bermakna bagi peserta didik.

0 Response to "Desain Sistem Pembelajaran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel